4 Cara Mengatasi Konflik Dalam Organisasi Sebagai Pemimpin

Bagaimana cara mengatasi konflik dalam organisasi secara efektif sebagai seorang pemimpin? Dalam sebuah organisasi tentunya kita tak luput dari sebuah konflik. Hal ini dapat terjadi karena ada banyak individu yang ditempatkan untuk bekerja bersama di dalam perusahaan. Oleh karena itu, konflik merupakan hal yang wajar terjadi dan sebagai pemimpin, Anda harus bisa mencari jalan keluar untuk mengatasi konflik-konflik yang terjadi di dalam organisasi. Lantas, bagaimana cara mengatasi konflik-konflik tersebut?

Cara Mengatasi Konflik dalam Organisasi

Sebagai seorang pemimpin tentunya Anda harus dapat menjadi role model bagi seluruh karyawan Anda. Sikap Anda dalam mengambil keputusan harus diperhitungkan agar dapat menguntungkan semua yang terlibat dan tidak menjatuhkan satu belah pihak. Khususnya dalam mengatasi konflik, Anda harus menjadi seorang pemimpin yang adil dan membuat siapapun yang bekerja di bawah Anda merasa aman dan nyaman. Lalu, jika sebuah konflik terjadi di perusahaan Anda, berikut ini hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi konflik tersebut:

1. Hindari Menyudutkan Satu Belah Pihak

Menjadi seorang pemimpin dalam sebuah organisasi haruslah adil dan tidak memihak siapapun. Meskipun seorang karyawan yang terlibat konflik ini menempati posisi yang tinggi seperti manajer sekalipun, Anda tidak boleh langsung beranggapan bahwa manajer Anda yang paling benar dan orang yang terlibat konflik di bawahnya yang salah.

2. Menjadi Mediator yang Bijaksana

Dalam mengatasi sebuah masalah, sebagai pemimpin Anda akan ditempatkan sebagai seorang mediator yang dapat menengahi konflik yang terjadi di antara karyawan Anda. Tugas seorang mediator adalah mendengarkan permasalahan yang terjadi dari dua belah pihak, lalu memproses informasi tersebut dan menyimpulkan secara objektif. Secara objektif artinya, Anda harus dapat memproses permasalahan yang terjadi sesuai fakta dan bukan opini yang dapat merugikan sebelah pihak.

3. Mengambil Keputusan Bersama

Setelah Anda mengetahui akar permasalahan yang terjadi, maka ini saatnya untuk Anda duduk bersama-sama dengan karyawan-karyawan yang terlibat di dalam konflik. Guna dari mengumpulkan semuanya di dalam sebuah ruangan adalah untuk mencegah terjadinya miskomunikasi dan juga mengambil jalan keluar yang tepat bersama-sama. Dengan cara ini, maka diharapkan karyawan yang terlibat di dalam konflik dapat menepati janji yang dibuat dalam pengambilan keputusan jalan keluar yang diambil tersebut.

4. Melakukan Evaluasi

Langkah terakhir yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi konflik dalam organisasi adalah melakukan evaluasi. Buatlah sebuah rencana untuk mencegah konflik yang serupa terjadi di masa depan. Dengan demikian, perusahaan yang dibangun dapat berkembang dengan baik dan stabil, serta karyawan-karyawan akan merasa aman dan nyaman ketika bekerja di bawah seorang pemimpin yang adil dan bijaksana seperti Anda.

Baca Juga : Alasan Kenapa Evaluasi Kinerja Karyawan itu Penting

Jadilah Pemimpin yang Peka dan Dapat Memahami Karyawannya

Menjadi seorang pemimpin tidak hanya selalu memikirkan tentang pemasukan dan pengeluaran saja. Perusahaan-perusahaan yang dapat berkembang dan maju biasanya mempunyai pemimpin yang peka akan kebutuhan karyawannya serta dapat memahami seluruh permasalahan yang terjadi. Anda harus menjadi pemimpin yang peka serta adil dan bijaksana demi mencapai target perusahaan yang Anda harapkan.

Karyawan yang merasa aman dan juga bahagia saat bekerja di perusahaan Anda tentunya akan membawa pemasukan yang lebih lagi, bukan? Oleh karena itu, Anda bisa memberikan sebuah reward kepada karyawan agar mereka dapat bekerja dengan lebih maksimal dengan Sodexo Gift Pass yang tentunya berguna untuk mereka!