Rekomendasi Tradisi Lebaran Tahun Ini

Situasi pandemi COVID-19 yang masih melanda Indonesia mengubah kebiasaan umat Islam dalam merayakan Lebaran. Demi mencegah penyebaran virus corona, masyarakat dihimbau untuk membatasi kegiatannya. Walaupun masyarakat tidak bisa berkumpul bersama untuk merayakan Lebaran, tradisi Lebaran tetap dapat dijalankan dengan mengikuti protokol yang berlaku.

Lantas, apa saja tradisi lebaran yang dapat dilaksanakan dari rumah masing-masing?

  1. Makan Ketupat

Hidangan yang paling identik dengan Lebaran adalah ketupat. Anda bisa merayakan Lebaran dengan makan ketupat bersama dengan keluarga di rumah. Ketupat melambangkan kebersamaan dan memiliki makna untuk mengakui dan meminta pengampunan atas kesalahan yang telah diperbuat. Dengan begitu, tali persaudaraan akan tetap terjalin dengan erat.

  1. Shalat Idul Fitri di Rumah

Shalat Idul Fitri boleh dilaksanakan secara berjamaah dengan anggota keluarga atau sendiri. Jika berjamaah, maka jumlah jemaah yang disarankan ketika melakukan shalat minimal 4 orang, satu orang imam dan tiga orang makmum.

  1. Belanja Baju Baru

Mengenakan pakaian baru saat Lebaran merupakan tradisi yang selalu ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Islam. Banyak masyarakat khususnya ibu-ibu berburu baju untuk dipakai saat Lebaran. Salah satu pilihan hadiah lebaran yang bisa kamu berikan tahun ini adalah voucher Sodexo Gift Pass dan Sodexo ePass. Penerima voucher dapat belanja dan mencari sendiri model baju Lebaran yang diinginkan di merchant-merchant yang telah bekerjasama dengan Sodexo. Proses penggunaan vouchernya juga mudah, sama seperti uang tunai

  1. Silaturahmi Online

Walaupun saling berjauhan, Anda bisa terhubung satu sama lain via video call seperti WhatsApp dan Zoom ataupun mengucapkan selamat Lebaran melalui social media seperti Facebook dan Instagram sehingga dapat mengobati rasa rindu terhadap keluarga dan kerabat di kampung halaman. Momen silaturahmi juga menjadi sarana untuk saling meminta dan memberi maaf sehingga hidup terasa lebih tenang karena mendapatkan cinta dari Allah dan sesama manusia.

Itulah tradisi Lebaran yang tetap dapat dilaksanakan pada masa pandemi sekarang ini. Meskipun tidak saling bertemu, rasa rindu dapat terobati dengan berkomunikasi lewat video call ataupun social media sehingga perayaan Lebaran terasa lengkap bersama orang-orang tersayang.  Semoga Lebaran tahun ini bisa mempererat tali persaudaraan antar sesama baik sesama umat Muslim ataupun umat beragama lainnya.