Cara Membangun Resiliensi Agar Mental Anda Lebih Kuat

©pexels

Apa Itu Resiliensi?

Resiliensi merupakan kemampuan untuk beradaptasi dan bertahan di dalam situasi yang sulit dan menekan. Tidak ada manusia yang hidup tanpa mengalami masalah atau kesulitan sepanjang hayatnya. Manusia membutuhkan resiliensi untuk mengatasi masalah tersebut. Mereka harus mengubah dan meningkatkan dirinya supaya berhasil bangkit dari keterpurukan dan kesengsaraan yang dialaminya.

Ada tujuh aspek dalam kemampuan resiliensi: regulasi emosi, pengendalian impuls, optimisme, empati, analisis penyebab masalah, keyakinan pada diri sendiri, dan peningkatan aspek positif. Ada pun manusia yang telah memiliki resiliensi dalam dirinya dapat ditandai dengan ciri berikut:

  • Memiliki temperamen yang lebih tenang dan mampu menciptakan hubungan baik dengan orang di sekitarnya
  • Memiliki kemampuan untuk bangkit dari penderitaan dan berusaha untuk mengatasinya
  • Mampu mengendalikan perasaan dan dorongan dalam hati
  • Mandiri dan mudah mengambil keputusan dari hasil pemikiran dan inisiatifnya
  • Memiliki sikap empati dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama

Baca Juga: 5 Cara Mengatur Pekerjaan Kantor

Apa Fungsi dari Resiliensi?

Di dalam dunia psikologi, resiliensi memiliki banyak fungsi dalam aspek kehidupan kita. Berikut ini fungsi resiliensi yang dapat kita rasakan.

1. Mengatasi Pengalaman Negatif

Resiliensi dapat berguna untuk melindungi diri Anda dari pengalaman negatif yang sedang dialami. Anda mampu menganalisis serta mengubah cara pandang terhadap masalah menjadi lebih positif. Hasilnya, Anda tetap menjadi pribadi yang termotivasi, produktif, dan bahagia meski sedang mengalami masa-masa sulit.

2. Mengendalikan Diri

Resiliensi membantu Anda dalam pengendalian diri selama menghadapi masalah. Salah satu aspek resiliensi, yaitu keyakinan pada diri sendiri, sangat relevan dengan fungsi ini. Keyakinan ini membuat Anda tidak lagi berpikir negatif terhadap suatu masalah dan selalu berusaha untuk menyelesaikannya.

3. Memampukan Diri untuk Kembali

Resiliensi membuat Anda mampu kembali menjalani kehidupan meski telah melewati masa-masa kelam dan traumatis. Ada tiga cara berbeda yang digunakan untuk menyembuhkan diri dari masalah tersebut:

  • Mengambil tindakan untuk mengatasi masa kelam yang dialaminya
  • Memiliki keyakinan kuat bahwa Anda bisa menguasai masalah tersebut
  • Berhubungan dengan orang lain untuk mengatasi pengalaman yang sedang dirasakan

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Overthinking selama Bekerja

4. Memiliki Pengalaman Baru

Orang dengan resiliensi tinggi berani melangkah maju dari masalah yang menimpanya. Anda telah belajar dari masalah tersebut sehingga hidup lebih kaya dan bermakna. Anda pun akan berkomitmen untuk berpikir positif dan belajar dari pengalaman baru ketika mengalami masalah pada masa depan. Ada tiga hal yang dilakukan oleh orang seperti ini:

  • Mampu memperkirakan risiko yang akan terjadi
  • Mampu mengenali diri sendiri dengan lebih baik
  • Selalu menemukan makna dan tujuan dalam kehidupan

Apa Manfaat dari Resiliensi?

Kemampuan resiliensi membawa manfaat besar dalam kehidupan Anda. Manfaatnya dapat dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan, baik pribadi, karier, keluarga, percintaan, maupun keuangan. Seperti apa manfaat dari resiliensi?

  • Anda mampu menghadapi kesulitan sekecil apa pun
  • Anda dapat memperoleh pengalaman baru yang lebih menantang lantaran telah berkomitmen untuk belajar dan menghadapi kesulitan
  • Anda lebih terdorong untuk mencapai tujuan dan mengembangkan diri sendiri
  • Anda mampu menyelesaikan konflik dan mengubah situasi ke arah yang lebih baik
  • Anda akan merasa puas dari proses penyelesaian masalah yang sedang dihadapi

Bagaimana Cara Membangun Resiliensi agar Mental Lebih Kuat?

Anda dapat membangun dan mengembangkan kemampuan resiliensi secara perlahan. Terapkan lima tips di bawah ini untuk mulai membangun resiliensi.

1. Kenali Tujuan Hidup

Tujuan dapat membuat hidup Anda merasa lebih bermakna sehingga tidak ada lagi rasa pesimis, dan tidak berguna. Tujuan hidup tidak perlu muluk-muluk, cukup tetapkan goal jangka pendek, maksimal satu tahun ke depan. Isi tujuan hidup pun bisa melakukan hal yang baru atau kegiatan yang belum tercapai.

2. Hindari Berpikir Negatif

Pikiran negatif hanya membuat Anda stuck dan tidak bergerak maju lantaran terus bergumul dengan masalah. Oleh karena itu, Anda perlu mengubah pola pikir menjadi lebih positif. Hasilnya, Anda akan lebih berani bertindak dan mampu membuat keputusan dengan jernih.

3. Kelilingi Diri dengan Orang yang Tepat

Lingkungan sekitar dapat memengaruhi cara pandang Anda terhadap masalah. Anda perlu bergaul dengan orang-orang yang suportif dan positif. Hidup lebih tenang karena tahu bahwa mereka peduli dan selalu hadir untuk Anda.

4. Yakinkan bahwa Semua Hanya Sementara

Saat direnungkan kembali, semua masa sulit yang pernah dialami pasti berlalu. Anda pun perlu menerapkan pola pikir bahwa ‘masa sulit ini hanya sementara’ dan yakin bahwa ada hal baik yang muncul pada masa depan.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Atasan yang Menyebalkan

5. Rawat Diri Anda

Anda merasa tidak ingin merawat diri sendiri ketika sedang terpuruk. Sikap ini justru membawa Anda pada masalah yang lebih serius. Tetaplah merawat diri: makan makanan bergizi, tidur cukup, atau olahraga supaya pikiran Anda tetap waras.

Menarik sekali mempelajari resiliensi, bukan? Pengetahuan tentang resiliensi sebaiknya tidak hanya disimpan untuk diri sendiri, tetapi bagikan juga kepada orang di sekitar, seperti karyawan Anda. Mereka pasti pernah mengalami masa terpuruk, jadi dukunglah dengan mengajarkan apa itu resiliensi kepada mereka.

Berikan mereka Sodexo ePass karena mereka telah berhasil melalui masa kelam yang sedang dihadapinya. Mereka tidak akan menyia-nyiakan hadiah ini karena Sodexo ePass dapat digunakan di lebih dari 400 merchants dan 25.000 outlets. Hubungi kami untuk mendapatkan Sodexo ePass dan lihatlah senyum di wajah karyawan Anda ketika menerima voucher belanja elektronik ini.

Rekomendasi Solusi Kami

Waktu operasional: Senin - Jumat (hari kerja),
pukul 08.30 - 17.30 WIB

0815 1954 0325


Kirim email

Waktu operasional: Senin - Jumat (hari kerja),
pukul 08.30 - 17.30 WIB

021 5059 5016


Kirim email