Quality-Control

Quality Control: Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Contohnya Bagi Perusahaan

Agustus 3, 2022

Quality control merupakan salah satu bagian paling penting dalam proses produksi yang dilakukan oleh setiap perusahaan.

Proses quality control sendiri dapat dilakukan sebelum, selama, dan biasanya sesudah proses produksi selesai. Proses tersebut dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan teknologi.

Apa Itu Quality Control dalam Perusahaan?

Quality control adalah proses pengecekan suatu produk yang dilakukan oleh perusahaan untuk memastikan dan menjaga kualitas produknya. Di dalam proses quality control, setiap produk yang tidak sesuai dengan standarnya tidak akan lolos untuk dijual ke pasaran. Produk-produk yang tidak lolos tersebut biasanya akan diperbaiki dahulu hingga memenuhi standar yang ada.

Apa Saja Fungsi Quality Control?

Quality control memiliki fungsi yang sangat penting pada sebuah perusahaan. Berikut ini adalah beberapa fungsi quality control yang harus diketahui.

1.   Menentukan Standar Produk

Fungsi quality control yang paling penting adalah menentukan standar kualitas produk yang tepat dan sesuai dengan tujuan dari perusahaan. Hal satu ini sangat penting karena dapat memengaruhi produktivitas, efektivitas, dan proses pembuatan produk yang akan dijual dan disebarluaskan di pasar.

2.   Melakukan Pengawasan dan Verifikasi Kualitas Produk

Fungsi quality control selanjutnya adalah melakukan pengawasan pada proses pembuatan produk agar tidak ada kesalahan yang dapat memengaruhi kualitas produk.

3.   Memastikan Seluruh Produk Sesuai dengan Standar

Fungsi terakhir dari quality control adalah untuk memastikan bahwa seluruh produk yang akan disebarluaskan di pasaran sudah memenuhi kriteria atau standar yang ada. Proses quality control harus dilakukan dengan sangat teliti agar kualitas produk yang dihasilkan tidak akan merugikan konsumen.

Apa Manfaat Quality Control?

Ada banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan perusahaan jika melakukan quality control yaitu:

1.   Produksi Lebih Terjamin

Quality control artinya harus memastikan produk dapat dibuat dengan baik dan proses produksi berjalan dengan konsisten, dari mulai proses awal pembuatan hingga produknya jadi. Standar yang telah ditentukan sebelumnya merupakan patokan yang harus diikuti oleh setiap karyawan selama proses produksi.

2.   Meningkatkan Efisiensi Produksi

Tugas dan tanggung jawab quality control yang dilakukan dengan baik dapat meningkatkan efisiensi selama proses produksi, baik itu dari segi tenaga yang dikeluarkan hingga waktu pengerjaan. Quality control dapat membuat perusahaan terhindar dari kesalahan atau kualitas produk yang cacat bahkan ketika masih dalam proses pembuatan.

3.   Menjaga Kepuasan Konsumen

Ketika perusahaan telah memperdagangkan produknya, maka akan ada standar yang melekat pada konsumen. Standar tersebut harus tetap dijaga karena ini merupakan salah satu aspek yang dapat memengaruhi loyalitas konsumen. Jangan sampai kesalahan pada produk tidak terdeteksi, lalu membuat pelanggan tidak mau membeli atau menggunakan produk Anda lagi.

Cara Kerja Quality Control

Dalam melaksanakan quality control tentunya terdapat beberapa prosedur yang harus dilakukan. Berikut ini beberapa cara kerja dari quality control.

1. Menentukan Standar

Cara kerja dari quality control yang pertama yaitu menentukan standar. Dalam hal ini, Anda harus menentukan standar apa saja yang harus dipenuhi sebelum produk dapat diluncurkan, pemeriksaan produk satu per satu, dan standar lainnya. Prosedur ini sangat perlu untuk dilakukan di awal, sebab efektivitas dari produksi serta proses persiapan produk akan ditentukan melalui standar yang telah dibuat.

2. Menyesuaikan Visi dan Misi Perusahaan

Cara kerja berikutnya dalam quality control adalah menyesuaikan visi dan misi perusahaan dengan pegawainya. Hal ini penting dilakukan karena bertujuan untuk menjaga kualitas produk yang ditawarkan.

3. Memperbaiki Produk yang Ditawarkan Kepada Konsumen

Dalam cara kerja quality control, salah satu unsur yang harus diketahui adalah berapa banyak produk yang gagal. Lalu setelah itu, tim yang bertanggung jawab atas hal tersebut dapat memperbaikinya sesuai standar dengan harapan persentase produk yang gagal akan terus berkurang.

Tujuan Lain Dari Quality Control

Seperti yang sudah Pluxee jelaskan sebelumnya bahwa quality control atau pengendalian mutu merupakan suatu proses kerja yang memiliki tujuan utama yaitu memastikan kualitas produk sesuai dengan harapan perusahaan. Namun pada dasarnya, terdapat berbagai tujuan lain yang bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan, baik dari sisi bisnis maupun pelayanan konsumen diantaranya:

  1. Mengawasi proses pengembangan produk supaya ramah lingkungan.
  2. Menjamin keamanan produk agar bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh konsumen.
  3. Mengendalikan seluruh biaya untuk kepentingan operasional bisnis perusahaan.
  4. Meningkatkan persentase customer retention.
  5. Memastikan bahwa produk yang dipesan oleh konsumen dapat sampai dengan tepat.
  6. Menjadi peran penting dalam memenuhi keinginan dan mencapai kepuasan pelanggan.

Untuk meningkatkan kinerja quality control perusahaan, karyawan yang bersangkutan dapat diberikan apresiasi atas kerja kerasnya. Salah satu apresiasi yang dapat diberikan perusahaan adalah hadiah bulanan jika karyawan tersebut memenuhi KPI.

Salah satu hadiah yang dapat diberikan perusahaan adalah Pluxee Gift, voucher dengan jaringan merchant luas serta beragam produk maupun jasa yang dapat dipilih. Pluxee Gift dapat digunakan di lebih dari 630 merchants dan 23.000 outlets di seluruh Indonesia. Yuk, dapatkan Pluxee Gift sekarang juga!