Quality Control: Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Contohnya Bagi Perusahaan

©freepik

Quality control adalah salah satu bagian paling penting dalam proses produksi yang dilakukan oleh setiap perusahaan. Tanpa adanya quality control, produk yang dihasilkan bisa saja tidak layak jual atau bahkan dapat membahayakan konsumen. Penting sekali bagi setiap perusahaan untuk melakukan quality control sebelum menjual produknya ke konsumen.

Pada artikel ini, Anda akan mendapatkan informasi lengkap mengenai apa saja manfaat dan fungsi quality control. Namun sebelum itu, mari simak penjelasan mengenai apa itu quality control di dalam sebuah perusahaan.

Apa Itu Quality Control dalam Perusahaan?

Quality control adalah proses pengecekan suatu produk yang dilakukan oleh perusahaan untuk memastikan kualitas produknya. Di dalam proses quality control, setiap produk yang tidak sesuai dengan standarnya tidak akan lolos untuk dijual ke pasaran. Produk-produk yang tidak lolos tersebut biasanya akan diperbaiki dahulu hingga memenuhi standar yang ada.

Proses quality control sendiri dapat dilakukan sebelum, selama, dan biasanya sesudah proses produksi selesai. Proses tersebut dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan teknologi. Proses quality control harus dilakukan dengan sangat teliti agar produk yang dihasilkan tidak akan merugikan konsumen.

Quality control merupakan hal yang sangat penting dan harus dilakukan oleh setiap perusahaan. Jika sampai tidak ada proses ini, maka sama saja dengan menyatakan bahwa perusahaan ingin cepat bangkrut. Ketika produk yang telah dijual di pasaran tidak terjamin mutunya, tidak sesuai dengan standar yang ada, maka jelas produk tersebut tidak akan ada yang membeli. Sekali pun ada yang membelinya, pasti konsumen tersebut akan mengajukan komplain karena produknya jelek.

Baca Juga: 5 Dimensi Kepuasan Pelanggan yang Jarang Diketahui

Apa Saja Fungsi Quality Control?

Quality control memiliki fungsi yang sangat penting pada sebuah perusahaan. Berikut ini adalah beberapa fungsi quality control yang harus diketahui.

1.   Menentukan Standar Produk

Fungsi quality control yang paling penting adalah menentukan standar produk yang tepat sasaran dan sesuai dengan pasar dan tujuan dari perusahaan. Fungsi yang satu ini sangat penting karena dapat memengaruhi produktivitas, efektivitas, dan proses pembuatan produk yang akan dijual dan disebarluaskan di pasar.

2.   Melakukan Pengawasan dan Verifikasi Kualitas Produk

Fungsi quality control yang selanjutnya adalah melakukan pengawasan pada proses pembuatan produk, memastikan agar tidak ada kesalahan yang dapat memengaruhi kualitas produk. Selain itu, quality control juga berfungsi untuk memastikan bahwa produk yang sudah dibuat sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan sebelumnya. Jika ada produk yang ditemukan belum memenuhi standar, maka produk tersebut harus diperbaiki agar memenuhi standar yang ada.

3.   Memastikan Seluruh Produk Sudah Sesuai dengan Standar

Fungsi terakhir dari quality control adalah untuk memastikan bahwa seluruh produk yang akan disebarluaskan di pasaran sudah memenuhi kriteria atau standar yang ada. Tidak boleh ada produk yang tidak memenuhi standar, apalagi produk tersebut sampai membahayakan konsumen. Dapat dibilang, quality control adalah salah satu bagian yang memastikan agar perusahaan tidak kehilangan muka di hadapan konsumen.

Baca Juga: Key Performance Indicator: Penjelasan dan Penerapannya

Apa Manfaat Quality Control?

Ada banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan perusahaan jika melakukan quality control. Berikut ini adalah beberapa manfaat quality control yang harus diketahui.

1.   Produksi Lebih Terjamin

Fungsi quality control yang harus memastikan produk dapat dibuat dengan baik, dari mulai proses awal pembuatan hingga produknya jadi, dapat memastikan bahwa proses produksi bekerja dengan lebih konsisten. Standar yang telah ditentukan sebelumnya merupakan patokan yang harus diikuti oleh setiap karyawan selama proses produksi.

2.   Meningkatkan Efisiensi Produksi

Quality control yang baik dapat meningkatkan efisiensi selama proses produksi, baik itu dari segi tenaga yang dikeluarkan hingga waktu pengerjaan. Quality control dapat membuat perusahaan terhindar dari kesalahan atau cacat produk bahkan ketika masih dalam proses pembuatan.

Jika sampai ada produk yang tidak sesuai dengan standar, maka produk tersebut harus diperbaiki yang berarti membutuhkan biaya, tenaga, dan waktu lebih. Maka dari itu, setiap karyawan harus mengikuti standar yang sudah ditetapkan oleh bagian quality control agar terhindar dari hal tersebut.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Customer Lifetime Value?

3.   Menjaga Kepuasan Konsumen

Ketika perusahaan telah memperdagangkan produknya, maka akan ada standar yang melekat pada konsumen. Standar tersebut harus tetap dijaga karena ini merupakan salah satu aspek yang dapat memengaruhi loyalitas konsumen. Jangan sampai kesalahan pada produk tidak terdeteksi, lalu membuat pelanggan tidak mau membeli atau menggunakan produk Anda lagi.

Melalui quality control, hal tersebut dapat terhindari. Standar yang ditentukan oleh bagian quality control harus memastikan kepuasan konsumen terjaga. Jadi, standar tersebut jelas akan selalu berkembang seiring dengan banyaknya produk yang dijual dan perkembangan produk tersebut.

Untuk meningkatkan kinerja quality control perusahaan, karyawan yang bersangkutan dapat diberikan apresiasi atas kerja kerasnya. Salah satu apresiasi yang dapat diberikan perusahaan adalah hadiah bulanan jika karyawan tersebut memenuhi KPI.

Salah satu hadiah yang dapat diberikan perusahaan adalah Sodexo Gift Pass, voucher dengan jaringan merchant luas serta ragam pilihan produk maupun jasa yang dapat dipilih. Sodexo Gift Pass dapat digunakan di lebih dari 600 merchants dan 23.300 outlets di seluruh Indonesia. Yuk, dapatkan Sodexo Gift Pass sekarang juga!

Waktu operasional: Senin - Jumat (hari kerja),
pukul 08.30 - 17.30 WIB

0815 1954 0325


Kirim email

Waktu operasional: Senin - Jumat (hari kerja),
pukul 08.30 - 17.30 WIB

021 5059 5016


Kirim email