Cara Mempromosikan Produk dengan Efektif: Online vs Offline

Pemasaran adalah hal paling penting dalam menjalankan bisnis. Tanpa adanya pemasaran, produk yang telah dibuat tidak akan diterima dengan semestinya oleh masyarakat luas. Tanpa adanya penerimaan dan pembelian seperti ini, sudah barang pasti bisnis tersebut akan gulung tikar. Oleh karena itu, strategi pemasaran yang jitu sangat diperlukan agar produk bisa diterima dan dibeli oleh masyarakat sebagai sasaran produk Anda.

Seiring berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, pola strategi pemasaran juga banyak berubah terutama dengan adanya internet. Pemasaran dengan menggunakan internet ini biasa disebut dengan pemasaran online. Sementara itu, pemasaran secara konvensional bisa disebut dengan pemasaran offline. Dua strategi pemasaran tersebut banyak diaplikasikan pada perusahaan.

Namun, ada beberapa perusahaan yang condong pada satu mode pemasaran daripada pemasaran yang lain. Ada pula yang tetap mempertahankan pemasaran dengan dua mode tersebut. Lalu, manakah dari pemasaran online dan pemasaran offline yang terbukti memiliki pengaruh lebih efektif dan efisien dalam cara mempromosikan produk. Oleh karena itu, artikel kali ini membahas tentang beberapa bentuk perbedaan dari pemasaran online dan pemasaran dalam cara mempromosikan produk.

Pemasaran Online

Cara mempromosikan produk secara online memiliki beberapa karakteristik seperti berikut:

  • Bentuk Pemasaran

  1. Tidak diperlukannya kehadiran fisik dari
  2. Calon pelanggan bisa mendatangi produsen secara tidak langsung dengan mengakses situs produsen atau media sosialnya.
  3. Produsen atau sales representative tidak harus melakukan perjalanan.
  • Kelebihan

  1. Rendahnya biaya yang perlu dikeluarkan.
  2. Layanan dapat diakses secara 24 jam.
  3. Tidak memiliki batas jangkauan geografis.
  • Kekurangan

  1. Promosi produk belum pasti kuat dikarenakan produk tidak dipresentasikan dengan menyeluruh.
  2. Demo fisik tidak dapat dilakukan.

Adapun beberapa tips yang bisa Anda lakukan dalam cara mempromosikan produk secara online:

  1. Mendapatkan banyak lead(prospek) dan juga meningkatkan traffic website.
  2. Membuat akun Instagram dan juga media sosial lainnya.
  3. Mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku pada media sosial yang digunakan.
  4. Membangun strategi konten bisnis.
  5. Menggunakan SEO (Search Engine Optimization).
  6. Memahami kebutuhan dan karakter pelanggan.
  7. Memerhatikan layanan terhadap pelanggan.
  8. Memerhatikan calls-to-action.
  9. Mengembangkan landing page.
  10. Mengawasi tracking progress.

Pemasaran Offline

  • Bentuk Pemasaran

  1. Pemasaran offline membutuhkan kehadiran fisik sales yang berasal dari produsen atau media fisik untuk publikasi.
  2. Sales melakukan penawaran atau mempresentasikan produk secara langsung dijual kepada calon konsumen.
  3. Perjalanan dari satu tempat ke tempat lain perlu dilakukan untuk menawarkan produk.
  • Kelebihan

  1. Penawaran produk kuat dikarenakan representasinya dilakukan oleh sales secara langsung.
  2. Calon customer bisa melihat dan menyentuh produk.
  3. Produk dan transaksi penjualan dan pembelian dilakukan secara langsung yang berakibat pada tingginya faktor kepercayaan pelanggan.
  • Kekurangan

  1. Biaya yang diperlukan sangat mahal
  2. Jangkauan dalam penjualan terbatas.
  3. Pengawasan penjualan bisa dilakukan secara manual dan memerlukan waktu yang banyak.

Adapun beberapa tips yang bisa Anda lakukan dalam cara mempromosikan produk secara offline:

  1. Menyebarkan kartu nama.
  2. Memberikan sumbangan atau hadiah.
  3. Menjadi pembicara di sebuah acara.
  4. Melakukan komunikasi dengan media lokal.
  5. Mengirim surat.
  6. Membuat panggilan telepon.
  7. Berpartisipasi dalam pameran-pameran yang ada.
  8. Mengubah kemasan produk.
  9. Merayakan keberhasilan.
  10. Menjadi sponsor pada acara komunitas.

Itulah beberapa cara mempromosikan produk secara efektif menggunakan metode online dan offline. Kedua strategi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda juga bisa melakukan promosi lewat program khusus. Untuk program yang bisa digunakan, Anda bisa menggunakan Sodexo Loyalty Program. Dengan produk ini, pelanggan bisa menjadi lebih loyal, royal, dan puas dengan bisnis Anda. Pelanggan bisa merasa lebih dihargai ketika berbelanja di tempat Anda dan akan tertarik untuk terus berbelanja. Anda bisa memaksimalkannya dengan menggunakan dua strategi tersebut. Jadi, mana dari dua strategi tersebut yang sudah Anda coba?

Browser Anda sudah kadaluarsa!

Perbarui browser untuk melihat situs web ini dengan benar. Perbaharui browser saya sekarang

×