Apa Saja yang Bisa Menjadi Indikator Kepuasan Pelanggan?

Ketika Anda ingin memulai sebuah bisnis, ada banyak hal yang harus diperhatikan. Tidak hanya sekadar bagaimana memperoleh modal maupun pemasaran produk yang akan ditawarkan, tetapi juga harus memerhatikan kepuasan pelanggan. Akan tetapi, meski usaha Anda sudah berjalan dengan baik, tak sedikit yang belum begitu memahami indikator kepuasan konsumen.

Sebenarnya ada beberapa metode pengukuran yang sering dipakai oleh seorang pengusaha maupun suatu perusahaan dalam mengukur indikator kepuasan pelanggan tersebut. Pengukuran ini dilakukan dengan mendasarkan pendekatan perilaku maupun respon yang diberikan oleh konsumen, terutama dalam kaitannya dengan produk yang Anda tawarkan hingga pelayanan yang diberikan. Berikut beberapa metode pengukuran tersebut yang perlu Anda ketahui.

Metode Survei

Pertama, Anda bisa menggunakan metode survei untuk mengetahui tingkat kepuasan para konsumen. Dalam melakukan survei ini, Anda bisa memilih beberapa orang konsumen untuk menjadi responden. Pada metode survei, teknik yang digunakan adalah teknik sampling. Nantinya dari teknik survei ini akan diperoleh apakah konsumen merasa puas atau masih ada hal-hal lain yang perlu diperbaiki.

Keunggulan dari teknik survei ini dapat memberikan umpan balik kepada Anda selaku pengusaha maupun pimpinan perusahaan. Beberapa teknik survei yang sering digunakan untuk mengetahui indikator pengukuran kepuasan konsumen adalah melalui telepon, email, pesan singkat, hingga wawancara langsung ke beberapa pelanggan.

Ghost Shopping

Selanjutnya adalah metode ghost shopping. Pada metode ini, biasanya perusahaan akan mengirimkan ‘agen’ dalam memperoleh indikator kepuasan pelanggan ketika membeli produk yang ditawarkan. Selanjutnya, para ‘agen’ tadi akan memberikan evaluasi atas temuannya di lapangan. Misalkan mengenai pelayanan yang kurang. Data maupun informasi lapangan tadi juga sangat mendukung dalam mengetahui indikator kepuasan pelanggan.

Indikator Respon Konsumen

Ketiga, dalam melihat kepuasan pelanggan, perusahaan dapat menggunakan indikator respon konsumen. Hal ini biasanya dilakukan para pelaku bisnis online. Karakteristik ini sendiri dirasa cukup mendetail dalam memberikan hasil. Misalnya saja, mengukur waktu respon yang pertama dan waktu respon rata-rata konsumen. Selain itu, lihat pula tingkat pengabaian respon.

Misalnya saja jika dari pengukuran tersebut nampak tingkat responnya rendah dan tingkat pengabaiannya tinggi, maka di sinilah Anda perlu melakukan strategi ulang dalam hal memperbaiki komunikasi. Cari tahu apakah konsumen belum memahami produk dan pelayanan serta hal lain yang saling berhubungan, mengingat masalah komunikasi sangat penting dalam ranah bisnis online.

Pengukuran pada Segi Volume

Selain hal di atas, pada bisnis ranah online indikator kepuasan pelanggan juga bisa diukur dari segi volume maupun topik. Dalam metode ini, Anda bisa melihat seberapa besar respon pelanggan dari pesan yang diberikan melalui media sosial dan pesan pribadi. Misalnya melalui SMS atau email pribadi.

Begitu pula jika memasarkannya dengan cara menggunakan konten. Anda harus memperhitungkan seberapa kuat konten yang sudah dibuat untuk bisnis Anda. Atau Anda dapat mengelompokkan pertanyaan di kolom komentar media sosial misalnya. Dari sinilah Anda dapat mengukur komentar dari segi kuantitas komentar.

Tingkat Sentimen Pasar yang Ada

Indikator kepuasan pelanggan yang terakhir mengukur tingkat sentimen di pasar. Untuk mengukur indikator ini, Anda bisa memperhatikan rating maupun feedback dari konsumen Anda terhadap produk yang Anda tawarkan. Sebab, kedua hal tersebut menjadi acuan utama Anda dalam bersaing di pasar  online sekaligus bagaimana cara Anda untuk mengembangkan bisnis ke depannya.

 

Demi bisa memuaskan pelanggan, Anda juga bisa memberikan voucher hadiah sebagai bentuk reward atas transaksi yang telah dilakukan. Voucher dari Sodexo bisa menjadi pilihan tepat untuk Anda. Sebagai penyedia layanan voucher, Sodexo memiliki pilihan voucher yang menarik, seperti Sodexo Gift Pass, Sodexo ePass, Sodexo Reward Pass, dan Sodexo Food Pass. Meskipun masing-masing voucher memiliki daftar Merchant yang berbeda-beda, namun tetap dengan satu tujuan: yaitu memberikan kebebasan dalam memilih hadiah kepada pelanggan.

Setidaknya hal di atas dapat Anda jadikan pedoman dalam mengetahui indikator kepuasan pelanggan, terutama untuk bisnis online yang saat ini marak dijalankan dan menjadi strategi bisnis dengan ceruk pasar besar. Semoga bermanfaat!

Browser Anda sudah kadaluarsa!

Perbarui browser untuk melihat situs web ini dengan benar. Perbaharui browser saya sekarang

×