Apa Itu Entrepreneurship? Kenali 4 Jenisnya

©pixabay

Entrepreneurship adalah kemampuan atau skills yang harus dimiliki dalam membangun sebuah bisnis. Kemampuan ini tidak hanya dimiliki oleh pimpinan perusahaan, tapi juga karyawannya. Kelak, karyawan berjiwa entrepreneur ini bisa membangun usahanya sendiri atau mendapatkan promosi dalam pekerjaannya.

Entrepreneurship sering dikaitkan dengan istilah kewiraswastaan. Namun, seperti apa orang layak disebut berjiwa entrepreneur? Apakah sekadar berdagang atau mampu mengembangkan bisnisnya? Sodexo akan memberikan penjelasan lengkap tentang entrepreneurship di artikel ini.

Apa Itu Entrepreneurship?

Pada dasarnya, entrepreneurship mengacu pada kegiatan memulai bisnis agar mendapatkan profit atau keuntungan. Seiring perkembangan zaman, entrepreneurship memiliki pengertian yang lebih luas lagi. Kini, banyak yang beranggapan bahwa entrepreneurship adalah orang yang mampu menyelesaikan masalah dan memberikan perubahan di sekitarnya lewat bisnis yang dibangun.

Baca Juga: Kreativitas dan Inovasi dalam Kewirausahaan

Praktik entrepreneurship berjalan lebih cepat berkat perkembangan teknologi. Perusahaan rintisan yang bermunculan di Indonesia semakin menjamur. Mereka memiliki ide bisnis dan inovasi yang diharapkan bisa berdampak untuk masyarakat. Meningkatnya jumlah perusahaan baru membuat banyak kawula muda berlomba-lomba untuk mendirikan bisnisnya, tentunya dengan menawarkan cara yang inovatif.

Entrepreneurship atau kewiraswastaan menjadi sarana bagi pemiliknya untuk menjaring profit. Mereka bisa mendapatkan keuntungan dengan menjual produknya ke masyarakat. Faktanya, entrepreneurship juga menjadi cara untuk memajukan ekonomi negara lewat kegiatan produksinya.

Salah satunya adalah penggunaan tenaga kerja dalam sebuah bisnis. Modal untuk menjalankan bisnis tidak hanya untuk bahan baku dan proses produksinya. Bisnis juga harus memiliki tenaga kerja atau karyawan demi kelancaran usahanya.

Semakin banyak tenaga kerja yang bergabung, maka angka pengangguran dapat berkurang. Taraf hidup tenaga kerja dapat meningkat dan mereka juga mampu memberikan kontribusi kepada negara melalui Pajak Penghasilan (PPh). Dari penjelasan ini, kita bisa menyimpulkan bahwa bisnis memiliki pengaruh yang besar bagi kemajuan ekonomi suatu negara.

Jenis-Jenis Entrepreneurship

Indonesia memiliki banyak jenis entrepreneurship atau kewiraswastaan yang sedang berkembang. Perbedaan jenis kewiraswastaan ini didasarkan pada tujuan yang ingin dicapai saat menjalankan bisnis. Apa saja macam-macam entrepreneurship yang ada di Indonesia?

1.   Sociopreneur

Pernahkah Anda mendengar istilah social entrepreneur (sociopreneur)? Social entrepreneur memproduksi barang atau jasa yang bermanfaat bagi masyarakat luas sekaligus mendapatkan keuntungan dari bisnisnya. Cita-cita mereka adalah melihat dunia yang lebih baik lewat produk yang dihasilkan.

Baca Juga: 5 Ide Kado Lebaran yang Unik dan Anti Mainstream

2.   Ecopreneur

Ecopreneur adalah jenis wiraswasta yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Prinsip utama seorang ecopreneur adalah menjalankan usaha yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan. Misalnya, memproduksi barang yang ramah lingkungan, mengajak konsumen untuk mendaur ulang kemasan produknya, dan sejenisnya.

3.   Mompreneur

Jenis kewiraswastaan ini dilakukan oleh ibu rumah tangga. Mompreneur juga memiliki tantangannya sendiri, yaitu membagi waktu antara menjalankan bisnis dan merawat keluarganya. Mompreneur menjadi bukti bahwa ibu rumah tangga bisa menjadi pebisnis yang kreatif dan mandiri.

4.   Technopreneur

Technopreneur adalah wiraswasta yang memanfaatkan teknologi sebagai bentuk bisnisnya. Bisnis di bidang teknologi sangat cepat sehingga dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakatnya. Keberhasilan seorang technopreneur bisa mendatangkan investor dengan mudah untuk mendanai bisnisnya.

Baca Juga: 5 Kriteria Karyawan Terbaik yang Harus Anda Pelajari

5.   Foodpreneur

Bisnis kuliner seperti restoran, kafe, dan sejenisnya dikelola oleh seorang foodpreneur. Mereka selalu menangkap peluang dan tren yang sedang berkembang di sektor kuliner, baik dari makanan maupun desain restorannya. Foodpreneur sedang berkembang pesat di kota-kota besar, seiring besarnya antusias konsumen terhadap makanan.

Selain berfokus pada perkembangan bisnisnya, karakteristik lain yang harus dimiliki pimpinan berjiwa entrepreneurship adalah memperhatikan kesejahteraan karyawannya. Sodexo Gift Pass bisa menjadi salah satu bentuk insentif yang diberikan kepada karyawan karena Anda bisa menyesuaikan nominalnya. Sekarang Anda bisa memberikan reward atas kerja keras karyawan dalam membangun bisnis dengan memberikan voucher yang bisa digunakan untuk berbelanja di lebih dari 560 merchant dan 23.300 outlet ini.

Waktu operasional: Senin - Jumat (hari kerja),
pukul 08.30 - 17.30 WIB

0815 1954 0325


Kirim email

Waktu operasional: Senin - Jumat (hari kerja),
pukul 08.30 - 17.30 WIB

021 5059 5016


Kirim email